Jangan Sepelein Mata SePeLe Saat Jalan-Jalan
Selain menulis, saya suka sekali jalan-jalan. Nah saat saya mencari di Mbah Google, jalan-jalan adalah kegiatan berjalan kaki santai atau bepergian ke suatu tempat untuk tujuan rekreasi, mencari hiburan dan menyegarkan pikiran.
Yess... berarti sudah benar ya, jalan-jalan yang saya lakukan.Dari sekadar jalan
kaki menyusuri wisata kota, sampai ngebolang naik motor ke sebuah tempat wisata. Dan pastinya hampir semua orang setuju, kalau jalan-jalan itu menyenangkan dan bikin bahagia. Kalau saya
sih, pas jalan-jalan, bikin sejuk di
mata, adem di hati hehehe. Pasti akan ada sesuatu bermanfaat yang saya dapatkan di setiap
perjalanan. Termasuk ide cerita dan ide tulisan untuk blog.
Tak Semuanya Jalan-Jalan lancar jaya
Dalam kehidupan ini, tidak selamanya sesuatu itu,
sesuai dengan apa yang saya inginkan. Begitu juga saat jalan-jalan.Pasti
ada saja pengalaman tak menyenangkan. Tak ada jalan-jalan yang lancar
jaya. Sekali pun itu sudah direncanakan dengan matang.
Salah Lihat Jadwal
Contohnya tahun 2017, saat saya memutuskan Jalan-jalan ke 4 kota, yaitu Yogyakarta, Solo, Surabaya
dan Makassar. Jalan-jalan ini memang sudah saya rencanakan lama. Makanya saya berusaha maksimal mempersiapkan semuanya dengan baik. Termasuk tiketnya dan di mana saja saya akan
menginap.
Awalnya perjalanan lancar saja. Berangkat dari kota Gombong Kebumen Jawa Tengah,
saya meluncur naik kereta api ke Yogyakarta dan menginap semalam di sana. Besoknya saya lanjut
ke Solo naik kereta Prameks dan menginap 2 malam di Solo.
Nah, drama mulai terjadi, saat saya habis keliling Pasar Klewer dan sempat mencoba Bakso Garasi yang dekat dari penginapan saya di daerah Ronggowasito. Saya bahkan sempat jalan di Tiga Tjeret.
![]() |
| Bakso Garasi |
Eh.. Kejadian
malamnya saat saya persiapan hendak beranjak dari Solo ke Surabaya. Tiba-tiba saya dapat
SMS dari maskapai yang akan saya naiki dari Surabaya ke Solo, bahwa penerbangan diubah jadwalnya. Dari
sedianya pukul 7.30, dimajukan jadi pukul 05.00.
Paniklah saya. Padahal saya sudah pegang tiket kereta Solo-Surabaya
dengan keberangkatan pukul 12 malam. Perhitungan saya, bisalah tiba di Surabaya
pagi dan tepat waktu sampai ke Bandara Juanda.
Akhirnya saya
langsung bergegas meninggalkan penginapan dan secepatnya ke terminal Tirtonadi Solo. Saya mengejar bus malam agar subuh bisa sampai di surabaya. Perjalannnya berhasil. Tapi.. Eh ternyata saat saya berada di bus Damri menuju Bandara Juanda, saya cek hape lagi. Alamak, ternyata jam 05.00 PM alias pukul 5 sore, bukan AM hahaha. Nunggulah saya di
Bandara Juanda selama 12 jam.
Gagal Menikmati Sunrise
Pengalaman Lain yang
masih terasa nyes sampai saat ini adalah saat saya ngebolang naik motor ke
Pantai Pentulu Indah. Letaknya di daerah Karangsambung Kebumen. Jaraknya lumayan
jauh daei rumah saya di kecamatan Gombong. Kurang lebih 39 km. Kalau dari kota Kebumen sekitar 20 Km. Terus ke arah utara Kebumen.
Nah, Pantai Pentulu Indah Indah itu sudah terkenal dengan sunrisenya. Selain itu juga termasuk negeri di atas awan. Apalagi dari atas bukit bisa melihat gunung kembar yaitu Gunung Sindoro dan gunung Sumbing. Wih.. ciamik banget kan, berpose di negeri atas awal dengan latar dua gunung itu. Apalagi di area hutan pinus. Wajar kalau Bukit Pentulu Indah masuk 10 destinasi wisata Kebumen.
makanya agar bisa menikmati semua itu, saya harus berangkat subuh dari rumah. Jujur masih ngantuk, mana jalanan juga masih genap. Tapi rasa penasaran mengalahkan segalanya. Dengan penuh semangat, saya pun memacu motor saya menuju Pantai Pentulu Indah.
Tapi ternyata sebelum sampai ke tujuan. Mata saya sepertinya ada masalah. Saya tak menyadari sebelumnya, kalau angin subuh yang dingin, bisa membuat mata saya Sepet, pegal, dan perih. Ini juga ditambah oleh debu dan partikel halus membuat mata saya iritasi. Kemudian ditambah lagi, berkendaraan jauh dengan pencahayaan sekitar tak terang, membuat otot mata saya tegang.
lengkaplah penderitaan mata saya. Saya memang sampai di Bukit Pentulu Indah sebelum matahari terbit, tapi jujur saya tidak menikmatinya. saya sangat terganggu dengan mata saya. aah.. andai waktu itu saya bawa tetes mata INSTO DRY EYES, pasti akan lain ceritanya.
Apalagi dengan ukurannya yang 75 ml, sangat praktis dibawa ke man-mana. Bahkan bisa dikantongin dan ditaruh di saku kecil celana jins.
Gejala Mata Sepet Jangan di sepelein
Dari dua pengalaman jalan-jalan tak menyenangkan itu, ternyata ada
benang merahnya. Sama-sama jalan-jalan tak maksimal karena masalah pada mata. Pertama
karena mata lelah, jadi tak fokus salah membaca pesan. Kedua karena mata Lelah. Jadi tak
bisa menikmati pemandangan indah sekitar.
Makanya sejak saat itu, saya tak mau kedua kejadian itu
terulang lagi. Solusinya Adalah dengan mencegah. Bukannya mencegah lebih baik
dari pada nyesek di hati saat jalan-jalan.
Sekarang saat jalan-jalan, saya selalu membawa Tetes Mata #InstoDryEyes.
Ini tentu saja untuk mencegah mata saya Sepet, Perih, Lelah sema perjalanan.
Apalagi sudah rahasia umum saat bepergian, apalagi naik motor, mata kan sering
terpapar angin, debu, atau Terik matahari yang membuat air mata cepat menguap.
Apalagi Insto Dry Eyes ini ukurannya kecil. Jadi mudah dibawa ke mana-mana. Ditaruh di tas oke, bahkan di saku celana juga aman. Insto Dry Eyes mudah dibeli di mana-mana. Termasuk di Indomaret. Harganya juga sangat terjangkau. sekitar 17 ribuan. Makanya saya suka beli langsung 2, buat cadangan.
Tips Mata Aman Saat Jalan-Jalan
Saya juga punya tips jitu saat jalan-jalan. Dan ini bisa
sekali saya terapkan saat jalan-jalan. Baik jalan kaki, naik kendaraan umum, atau naik motor.
- Jadi bila jalan kaki atau naik motor, saya akan menepi
sejenak mencari tempat teduh. Sedangkan kalau di transportasi umum, saya
lakukan saat saya sudah mendapat tempat duduk.
- Sya akan memejamkan kedua mata saya. Tak usah terlalu lama.
Cukup 2-5 menit. Ini untuk merelaksasi otot mata yang tegang.
- Selanjutya kedua mata, akan saya akan tetesin insto dry eyes yang mengandung bahan aktif utama Hydroxypropyl Methylcellulose (Hypromellose) 3,0 mgg dan zat pengawet Benzalkonium Chloride 0,1 mg permililiter larutan. Obat ini berfungsi sebagai air mata buatan untuk melumasi dan melembapkan mata yang kering. pastinya membuat #BebasMataKering
- Terus saya juga tak lupa lebih banyak berkedip. Ini untuk mendistribusikan lapisan air mata secara merata, agar permukaan bola mata tetap lembab, bersih dari kotoran, dan terhindar dari iritasi.
Nah, itu dia cerita seputar jalan-jalan saya. intinya soal mata jangan disepelein, karena sama dengan lensa kamera yang akan membidik setiap moment saat kita jalan-jalan. jangan sampai kehilangan momen berharga saat jalan-jalan. Makanya harus dijaga dan diperhatikan. Pastinya, #MataSePeLeJanganSepelein biar jalan semakin menyenangkan dan membawa bahagia.






Posting Komentar