Jalan-Jalan di Penghujung September
Akhirnya saya kena juga. Jalan-jalannya kapan, nulisnya
kapan, postingnya kapan. Ya, Namanya sok sibuk hahaha.
Jadi jalan-jalan ini saya lakukan menjelang akhir bulan
September 2026. Tepatnya, sabtu
September 2026. Kesannya ceritanya sudah basi ya, karena tidak up to dat
date. Tapi ga apa lah diposting saja, daripada tidak sama sekali.
Ceritanya saya kan, sudah jarang jalan-jalan. Pokoknya saya
sekarang keluar rumah kalau ada keperluan penting. Nah, pas sabtu itu, saya ada
kesempatan jalan. Maka saya rapel ke beberapa tempat. Terus saya ke mana saja
ya?
Pameran Flona 2026
Sebenarnya pameran Flora dan Fauna atau Flona 2026 ini sudah lama berlangsung. Tepatnya sejak tanggal 28 Agustus 2026 sampai dengan 28 September 2026. Flona memang pameran tahunan bidang pertamanan, tanaman, dan satwa yang diselenggarakan oleh pemerintash Provinsi DKI Jakarta. dan saya sudah niatkan mau ke sana. Apalagi saat Flona 2024 dan Flona 2025 saya juga datang. Teman-teman juga sudah banyak yang posting di medsos, saat ke sana. Tapi apa daya ya? Saya baru ada kesempatan ke sana sabtu 26 September 2026. di terima aja. Masa mau nangis di pojokan hehehe.
Seperti biasa, dari depok saya naik KlR dari stasiun Pondak
Cina ke Stasiun Juanda. Setelah sampai di stasiun yang dibangun tahun.. saya
pun bergegas turun, llau berjalan kaki ke lapangan banteng. Suasana ramai,
termasuk di sekitar masjud istiglal.
Berjalan sekitar 15 menit, akhirnya saya sampai di Lapangan
Banteng. Dari kejauhan suasana tampak ramai. Apalagi weekend ya, jadi banyak keluarga yang
jalan-jalan ke Flona 2026 yang tahun ini bertemakan "Akar Nusantara Betumbuh di Jakarta".
Saya tak membuang waktu. Saya segera menyusuri Flona 2026
ini. Konsepnya tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Ada tanaman yang
dijual. Baik pohon buah, bunga, atau tanaman hias.Terus ada juga yang jual
hewan peliharaan. Bahkan ada hewan yang tidak biasa dipelihatra dipamerkan. Ada
burung hantu, biawak, ular, dan lainnya.
Terus untuk Flonatahun ini, saya lihat banyak kebun Binatang
mini di beberapa titik. Jadi sambil melihat aneka Binatang, anak-anak juga bisa
mmeberi makan.
Nah, habis muter-muter pasti haus dan lapar kan? Tak perlu
khawatir karena banyak yang menjual makanan dan minuman. Tinggal piliah saja
makanan atau minuman apa yang disukai.
Ikutan Naik Kereta Bandara
Setelah dari Flona 2026, saya Kembali lagi ke stasiun
Juanda. Saya lanjut naik KRL menuju stasiun Kota. Kali ini saya bukan akan ke
kota Tua, tapi saya khusus ke Stasiun kota untuk cobain naik kereta bandara.
Awalnya saya kira ada rute baru, kereta dari stasiun kota
menuju bandara soekarna hatta dengan tarif
3 ribu saja. Kok murah amir? Secara saya naik kereta bandara itu 80
ribu. Makanya saya penasaran.
Ternyata oh ternyata, ini memang rangkaian kereta bandara
yang digunakan sementara waktu saja dengan ruta stasiun kota – stasiun Tanjung
Priok pp. makana tarifnya 3 ribu. Tapi waktunya hanya sampai 30 september
2026. Makanya orang-orang antusias cobain
naik kereta ini.
Singkat cerita, saya pun sampai stasiun Jakarta Kota. Saya
pun lansung menuju peron 7. Dan ternyata, sudah banyak orang yang menunggu
datangnya kereta.
Lima belas menit kemudian, kereta yang ditunggu datang. Saya
pun segera bergegas. Soalnya harus rebutan tempat duduk nih. Saya pun
mengeluarkan jurus sat set secepat angin. Dan akhirnya… saya dapat tempat
duduk.
Karena saya sudah 2 kali naik kereta bandara, jadi jujur
saja tidak terlalu eksaitit. Maafkan kesombongan sedikit say aini hehehe. Tapi
yang pasti, kereta bandara ini sangat
nyaman. Perjalanan jadi tidak terasa. Kayaknya baru duduk, sudah sampai hehehe.
Akhirnya kereta sampai stasiun tanjung priok. Bagi yang
belum puas, banyak yang tidak turun, tapi balik lagi ke stasiun Kota. Kalau
saya sih.. cukup sekali.. aku merasa… makanya saya pun turun di stasiun tanjung
priok.
Naik LRT Jakarta
Sebenarnya, saya tidak ada rencana naik LRT Jakarta rute baru ini,
tiba-tiba saja terlintas saat di perjalanan. Mumpung ada waktu, jadi sekalian
digaesken.
Nah, awalnya, say aitu dari cobain kereta bandara, saya akan
balik ke manggarai. Tapi setelah saya piker, kenapa harus bolak balik ya? Kan
bisa dari stasiun velodrome. Yesss…
Makanya dari stasiun tanjung priok, saya bergegas ke terminal tanjung priok, saya naik
transjakarta H10 tujuan PGC. Terus saya turun di halte Pemuda rawamangun. Lalu
lamjut dan turun di halte ariom. Dari situ, tinggal jalan kaki ke stasiun
velodrome.
Sebbenarnya, saya sudah sering naik LRT Jakarta. Apalagi
kalau pas tarif spasial. Tapi kan rutenya masih Velofromek e kelapa gading.
Akhirnya saya sampai di stasiun Velodrome. Saya bergegas
masuk. Tidak lama, kereta sudah datang. Saya pun bergegas masuk. Suasana ramai.
Walau tarif kena 5 ribu. Karena perdana, kali imi saya sangat
menikmati.perjalanan pun terbilang cepat.
Tak terasa akhirnya LRT memasulo stasiun Manggarai. Saya pun
bergegas turun. Lalu saya lamjut naik KRL menuju stasiun POndak cina Depok.
Alhamdulillah perjalanan lancar. Semua rencana yang saya
susun terlaksana. Semoga next bisa jalan-jalan lagi.
.png)

Posting Komentar