Langsung ke konten utama

Menikmati Keseruan di Kawasan Blok M


 

Sabtu 29 November 2025, saya sangat bersemangat. Di penghujung akhir bulan ke 11 ini, ada acara  spesial Kompasianival yang merupakan acara tahunan Kompasiana. Dan ini untuk ketiga kalinya saya hadir.  

Makanya sejak pagi sekitar pukul 8, saya sudah meninggalkan rumah tempat tinggal saya di Depok. Tapi sebenarnya, saya memang mau ke rumah saya di daerah Rawabadung Buaran Pulo Gadung. Ada urusan yang harus saya selesaikan dulu.

Meluncur ke Kompasianival 2025

sekitar pukul 12 siang, Urusan saya di Pulo Gadung sudah rampung. Saya pun bergegas menuju daerah Blok M tempat diadakan Kompasianival 2025. Alhamdulillah perjalanan lancar. Dari Stasiun Buaran, saya nai KRL lalu turun di Stasiun Matraman Baru. Dari situ, saya lanjut naik Transjakarta dari Halte Transjakarta Matraman Baru. kemudian saya naik 5C tujuan Juanda. Turun di halte Monas, lalu lanjut Tije no 1 menuju Blok M.

samapyai di halte kejaksaan saya turun. Wah.. sempat khawatir, karena langit tiba-tiba mendung, lalu pas saya keluar halte, kok gerimis. Saya pun mempercepat langkah menuju M Bloc. Alhamdulillah, gerimisnya sudah pergi.

Seruya Kompasianival 2025

Begitu saya sampai M Bloc langkah kaki saya semakin ringan dan semakin bersemangat. dari kejauhan, saya sudah liat banner besar. Setelah registrasi ulang, saya pun di persilakan masuk.




wah, di luar banyak aktivitas. Ada zona-zona yang menarik. Dari Zona Ngonten Zona Cuan, Zona Lestarisiana, sampai Zona Yolo. Saya pun berkeliling ke semua zona yang ada. Di Zona Lestarisiana, saya bisa mengambi 2 buah. Saya pun memilih 2 buah naga. Habis itu says juga iseng-iseng ikut lombanya.

Saya juga ke stand KOMIK. Di sana saya bertemu Pak Sutiono, Mbak Linda, dan Mas Val yang menjaga Stand. Saya ikut posting IG Story dan IG feed untuk keseruan di stand KOMIK. dan saya dapat 2 snack ringan dari hasil cabut kupon.




Kemudian yang tidak kalah seru ada disediakan buat foto. Tiga kali jepretan dengan background Kompasiana. saya pun langsung ikut. Buat kenang-kenangan.

Terahir saya iseng ikut lomba host live jualan Pride Chiken. Tentu saja saya tidak sukses, karena memang tidak pernah. Tapi saya senang karena dapat sepaket nasi dan ayam goreng. Asyik...

Kemudian saya masuk ke dalam untuk melihat rangkaian acara. Saya sempat nonton kabaret daei Ketapels. Terus sharing komunitas KOMIK dan Ibu-Ibu Doyan Ngonten. Pokoknya seru. Pastinya senang karena bisa bertemu dengan teman-teman lainnya.




Penutup Senja yang Manis

Menjelang pukul 5 sore, saya memutuskan meninggalkan keseruan Kompasianival 2025. Semangat sih, masi membara, tapi energi sudah tak mendukung. Padahal acara masih berlangsung sampai malam. Tapi harus sadar diri ya hehehe...

saya pun memutuskan naik transjakarta dari  halte blok M. padahal bisa saja saya naik kembali ke halte kejaksaan. Tapi sy yakin bakla seru, karen nanri aka melewtai Taman Literasi.




wah, benar suasana ramai sekali. Banyak orang menikmati sore. Baik bersama teman atau keluarga. Taman yang menyenangkan apalagi asa juga area bermain anak.



Dari sini saya pun turun melewati lorong Unyil menuju Halte Transjakarta 









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Seru Pergi Pulang Bogor-Cipanas lewat Jalur Puncak

  Foto : Dewi Puspa Selama ini, saya selalu mendengar orang pergi liburan ke puncak Bogor yang memang sepertinya mempunyai magnet tersendiri. Kadang kalau ada long weekend, pasti orang akan berbondong-bondong ke puncak. Makanya saya langsung teringat pernah nonton di televisi, liputan orang-orang yang menawarkan penginapan atau villa di pun pak Bogor. Mereka berdiri atau duduk di sepanjang jalan sambi memegang papan bertuliskan "Sewa Villa. Atau pernah juga saya menonton jasa Ganjal ban mobil saat posisi mobil sedang berada di tanjakan dan sedang macet. Ke Puncak Bogor, yuk! Rabu 26 Februari 2025, akhirnya saya merasakan sendiri perjalanan pergi pulang Bogor-Cipanas melalui puncak Bogor. Jadi ceritanya, saya diajak oleh ClicKompasiana & Kreatoria berkunjung ke Istana Kepresidenan Cipanas. Tentu saja saya senang sekali. Seperti mimpi saja bisa menginjakkan kaki di istana Kepresidenan seluas 26 Hektar itu. Foto : Kang Bugi Saya berangkat pagi naik KRL  dari stasiun Pondok Ci...

Akhirnya naik kereta api Rangkasbitung Merak setelah 2 kali Gagal

  Setelah gagal 2x naik kereta Api Rangkasbitung-Merak, akhirnya, pada hari minggu, 9 Maret 2025, saya berhasil naik  juga pada percobaan ketiga hahaha. Segitu senangnya saya hahaha. Keingian Naik Kereta Comuterline Rangkasbitung-Merak Sejak naik kereta Walahar PP dari Cikarang ke Karawang saat eksplor stasiun kereta Whoosh Karawang  lalu dilanjutkan ngebakso pertama kali di Karawang , saya kok ingin mencoba kereta lokal lainnya. Adalah Mbak Utari, teman blogger dan penulis cerita anak yang mempromosikan kereta lokal Rangkasbitung-Merak. Kebetulan Mbak Utari tugasnya di serang, jadi memang sering naik kereta commuter line itu. Oke siap. Namanya saya penasaran, makanya saya pun ingin segera mewujudkan list saya itu. Apalagi tiketnya sangat pas di hati dan kantong. Hanya 3000 rupiah saja. Maka pada suatu hari di hari libur nasional, saya pun meniatkan diri untuk mencoba naik kereta lokal Rangkasbitung-Merak. Sesuai arahannya, dari stasiun Pondok Cina Depok, saya menuju ke M...

Keuntungan Jalan-Jalan Saat Bulan Puasa

Puasa kok jalan-jalan? Apa tidak capek dan haus? Terus batal puasanya. Saat puasa bulan Ramadan kan enaknya ngadem rebahan di rumah sambil nonton drakor. Eh.. hahaha. Saya juga awalnya berpikiran seperti itu. Kayak kurang kerjaan saja ya, bulan puasa malah keluyuran ke tempat wisata. Memang tidak ada hari lain? Tapi, kalau dipikirkan terus, maka saya tidak akan pernah tahu, bagaimana rasanya jalan-jalan saat puasa Ramadan.  Namanya juga penasaran, kan? Pengi beda gitu dengan yang lainnya. Karena yang bed aitu.. sesuatu hahaha. Lagian kalau saya jalan-jalannya pas hari lebaran, itu sudah biasa.. halah.. Gayane saya ini. Apalagi saya kan freelance. Jadi dari segi waktu memang lebih fleksibel. Jadi pas lebaran, saat orang desak-desakan di tempat wisata atau bermacet-macet ria di jalan, saya sudah santai di rumah makan ketupat opor ayam, sambal goreng ati hahaha. Nah, jalan jalan pas puasa itu, pernah saya lakukan saat masih berada di Kebumen. Saya susuri beberapa Pantai pantai di kebu...