Langsung ke konten utama

Dari festival panen sampai icip sosis varian baru



Minggu 8 januari 2026, saya sudah ada rencana kumpul Bersama teman-teman DTS Voices, sekalian ingin latihan lagi. Pada kesempatan hadir di event  Mendongeng Kira-Kira Taiko akhir bulan Januari 2026 di lapangan Banteng Jakarta lalu, saya sangat senang sekali. Semoga akan ada kesempatan lagi. Aamin.

Kumpul dijadwalkan pukul 11 siang di rumah Mbak Ratih di daerah Tanjung Barat. saya pun berangkat dari rumah pukul 9. Ini biar tidak terlalu mepet di jalan. Langit sangat cerah dan matahari masih bersinar hangat. Membuat  saya semakin bersemangat menuju halte Transjakarta

Rencana Berubah

Saat sedang menunggu Transjakarta D11 yang menuju Stasiun Depok Baru, ada pesan masuk ke grup. Mbak Ratih yang mengabarkan, kalau kayaknya pertemuan dibatalkan. Ini karena di daearah Buaran rumah Mas Bagas Sudah mendung sekali dan berpeluang besar turun hujan deras. Sangat riskan naik motor sambil membawa gitar. Kalau basah, wah.. bisa gawat. Terus satu teman lagi yaitu Mas Teguh sedang dirawat.

Ya, sudah tidak apa-apa batal dan diganti lain hari saja. Karena kalau dipaksa nanti tak maksimal. Lalu ke mana saya akan pergi selanjutnya, nih? So must on saja hehehe.

Kerana saya sudah terlanjur jalan, maka saya lanjut saja naik Transjakarta menuju stasiun Depok Baru. Soal tempat tujuan gampang, saya cari sambil jalan saja. Pasti ada evet yang diselenggarakan di wiken ini.

Makanya di dalam Transjakarta, saya pun membuka Instagram dan Tiktok. Saya scroll cari event-event yang lagi diadakan hari sabtu ini. Akhirnya ketemu Festival Panen di Lapangan Banteng dan sosis Kenzler di Sarinah. Oke.. kita meluncur. Cuci mata sambil mencari bahan posting blog hehehe

 

Panen Fest 2026

Sampai di stasiun Depok Baru, saya lanjut naik KRL menuju stasiun Juanda. Penumpang lumayan ramai dan saya pun harus berdiri sampai stasiun Pasar Minggu. Alhamdulillah Perjalanan lancar. Turun dari KRL saya berjalan kaki menuju Lapangan Banteng.

Ternyata di masjid istiqlal sedang ramai. Hanya kayaknya sudah selesai dan mungkin acaranya dari subuh. Saya pun harus melipir berjalan agak ke tengah jalan. Jalanan agak macet karena kendaraan berhenti untuk menunggu rombongan naik ke kendaraan.

Tidak lama berjalan, saya sudah sampai di lapangan Banteng, suasana sudah ramai. Saya pun bersemangat menyusuri area. Tapi pertama, saya selfie dulu di depan gapura Panen Fest 2026. Sejak beli tripod mini seharga 13 ribu di Tiktok, saya sangat terbantu. Walau tidak terlalu maksimal, tapi setidaknya tidak mengandalkan bantuan orang lain lagi.



Selesai Selfie, saya melihat sesuatu yang menarik area lapangan rumput. Saya pun bergegas berjalan menuju ke sana. Wow.. ternyata ada burung merak yang terbuat dari aneka sayuran dan buah. Sangat kreatif sekali. Saya jadi halu. Kayaknya kalau sore hari dan saat pameran sudah tutup, maka boleh nih sayuran dan buah diambil lalu dibawa pulang hahaha. Soalnya Festival Panen ini hanya berlangsung satu hari saja.



lepas dari si burung merak, saatnya saya mulai menyusuri stand-stand yang memamerkan hasil panen. Alhamdulillah ya, tanah Indonesia ini sangat subur. Makanya bisa ditanam apa saja. Makanya ada lagu kan, tongkat dan kayu bisa jadi tanaman, saking mudahnya menanam sesuatu di tanah air ini.

beragam stand hadir dengan hasil panen mereka. terus ada juga stand-stand UMKM binaan. Jadi pengunjung bisa sekalian membeli. Pastinya ada stand kuliner juga. Jadi para pengunjung dijamin tidak kelaparan..



Suasana menjlenag sore semakin ramai. Ini karena akan ada penmapilan SLANK dan Ungu.Sayangnya saya tidakisa menunggu. Saya harus ke tepat lain.

Kawasan China Town

Sekitar pukul setengah 1 siang, saya sudah meninggalkan Festival Panen di Lapangan Banteng. Ehm tujuan saya selanjutnya ke mana, ya? mau ke Sarinah kan acaranya masih mulai pukul 3 sore. Sebaiknya saya ke tempat lain dulu. 

Setelah pikir-pikir apa ya.. apa ya... ahaaa... saya ke Kawasan Cina Town di Glodok saja. Suasana pasti ramai menjelang imlek.



saya pun bergegas ke halte Transjakarta Juanda. karena saya akan naik Transjakarta No. 1 atau 1A, maka saya harus e Halte Monas Dulu. Maka saya tunggu transjakarta no 4 yang mampir ke halte Juanda dengan tujuan Balai Kota. Nah, nanti saya akan turun di halte Monas.

Tidak lama, Tije  yang saya tunggu pun tiba. Saya segera naik ke dalam Transjakarta. Tidak lama, Transjakarta pun samapi di halte Juanda. setelah itu lanjut naik no menuju kota tua.

Sampai halte Glodok saya pun turun, lalau berjalan kaki sebentar ke kawasan Pecinan. Benar kan, dai kejauhan saja, suasana sudah meriah dengan dominasi warna merah, warna khas imlek, saya lansung antusias selfie-selfie. llu menyusuri kawasan ini.

jujur sya suka sekali melihat pernak-pernik imlek. apalagi tahun ini ahun kuda api, jadi banyak hiasan kuda. Pastinya lampion merah tetap menarik hari. Pas lihat amplop angpao, saya berharap semoga ada yang kasih saya angpao pas imlek hahahaha..



di kawasan Pecinan ini ada penjual combro yang enak, harganya 2500 per biiji. saya pun berniat mmapir. Tapi ternyata antre menunggu digoreng. Untuk mempersingkat waktu, saya pun membeli sukun yang suda ready dengan harga 5 ribu per biji. Kebetulan saya sudah lama tidak makan sukun. saya itu sukanya kalau dicocol sambal atau saos botol hehehe.

Saya pun  terus berjalan sampai ke ujung. Suasana padat. Kalau ada duit di dompet, saya pengin beli pernak-pernik. Tapi next lah, saya ke sini lagi heheh

Icip-Icip sosis di Sarinah

Sesuai denan rencana, habis dari Glodok, saya lanjut lagi naik busway 1 jurusan 1 . saya pun turun di halte Sarinah. wah.. suasana sudah ramai. Dan saya langsung tertarik foto foto depan ondel-ondel bernuansa imlek. setelah itu lanjut selfie di sosis raksasa.




Kenzler memang sedna promo sosis varian baru yaitu tom yum. Biar tidak penasaran, saya pun mencobanya. Pastinya belii dong. paket 1 harga 15 ribu dapat sosis 3 biji. Paket 2 seharga 99 ribu dapat sosis 1 box isi 12 dan berkesempatan dapat hadiah. Ada bantal, Tote bag dan gantungan kunci. saya beli paket 1 saja  2 paket jadi totalnya 30 ribu dapat 6  sosis.

saya juga ikut challenge. seru. saya berhasil melakukan 3 tantangan. hadiahnya dapat 1 sosis lagi dan gratis minum jamu. seger...

selanjutnya saya ikut duduk manis depan panggung. akan ada demo masak bersama Maia Estianti dan chef marcel. Katanya mareka kan masak nasi goreng tom yang. tidak lama, tampak 2 bintang amu sudah berjalan ke area memasak.

tapi... kok tiba-tiba mendung. angin juga kencang. Pengunjung yang sudah duduk manis, pada bubar. lalu tiba turun hujan. Ya sudah.. saya pun memutuskan berlari ke halte Sarinah untuk pulang. Sudah cukup jalan-jalan saya hari ini.


Komentar

  1. Banyak hal menarik ketika saya baca² blognya Pak Bams. 🤗

    Saya kok suka banget lihat kreasi dari sayuran dan buah²an berbentuk merak itu. Saya jadi bernostalgia saat saya ke vietnam beberapa tahun lalu pas imlek. Di musim² tahun baru China biasanya banyak festival makanan dan pernak pernik, jadi semacam surga buat kaum hawa dan pecinta kuliner.😁😁

    Sosil Kanzler itu kesukaan anak saya. Ternyata pas banget ada peluncuran sosis barunya rasa tom yum. Nggak kebayang rasa tom yum di dalam sepotong sosis. Pedas, asam, dan gurih.. 🤤🤤

    BalasHapus
  2. Senengnyaaaa klo tinggal dekat Jakarta

    buanyaakk acara GRATISAN (dan bagi² produk gratis) yg dihelat berbagai brand.

    ini sosis favoritkuuu juga. mupeenggg

    BalasHapus
  3. Iya sih pernak-pernik Imlek tuh selalu menarik buat dilihat. Pas masih kerja di Semarang, aku bahkan menyempatkan diri buat lihat barongsai pas perayaan imlek. Seru.

    Pak Bambang nih ibaratnya, acara yang satu batal, masih banyak acara lain yang jadi pilihan. Lumayan bisa melihat festival panen dan ngicipin sosis kanzler ya, Pak.

    BalasHapus
  4. Akhir pekan Mas Bams selalu asyik nih dengan jalan-jalannya. Bahkan satu acara batal tak menyurutkan langkah untuk mencari ide ke tempat-tempat lainnya yang tak kalah seru.
    Jalan-jalan tak harus selalu mahal memang, ya. Asal kita banyak info tempat-tempat happening, apalagi yang sedang mengadakan acara, bisa banget jadi alternatif ide untuk melangkahkan kaki

    BalasHapus
  5. Mas Bambang, seru banget nih jalan-jalannya. Walau rencana awal batal tapi tetap bisa menikmati hari dengan penuh semangat ya. Aku penasaran nih. Dari Festival Panen, Glodok, sampai Sarinah, bagian mana yang paling berkesan buat Mas Bambang hari itu?

    Semoga nanti bisa kumpul lagi bareng DTS Voices dan dapat momen tak terduga yang nggak kalah menyenangkan ya mas😊

    BalasHapus
  6. Wah, kalo liat tulisannya pak bambang itu langsung keingetan masa-masa dulu waktu masih bujang pak. Asal ada emoney, jalan kemanapun jadi. Acara apapun kita samperin aja langsung, hahahaha.

    Ntw baca chinatown jadi keingetan duluu pernah kesana juga. Liat baju baju yang dipajang kok merah merona, menggoda sekalii.
    Tapi akhirnya mah teteup cuma cuci mata aja, alias gak beli apa-apa, hihihi

    BalasHapus
  7. Seru sekali jalan-jalan akhir pekan menghadiri acara-acara dalam kota ya. Dari panen festival, pecinan sampai makan sosis di Sarinah. Walaupun rencana awal batal, tapi tetap seru ya pak.

    Sosis paling enak menurut saya kenzler ini. Tenryata sekarang ada varian baru rasa tomyum ya.

    BalasHapus
  8. Jadi membayangkan, itu yang membuat burung merak dengan aneka sayuran berapa lama. Kreatif banget sih.
    Meski jadinya plan pertama gak dilakukan, tapi serunya bisa jalan-jalan seharian yang berkesan

    BalasHapus
  9. Perjalanan yang menyenangkan ya Pak Bambang. Sepertinya kebiasaan waktu muda suka keliling ke mana-mana, masih awet hingga sekarang. Dari festival Panen, ngambil banyak buah dan sayur ya Pak :D?

    BalasHapus
  10. Kreatif banget burung merak versi buah dan sayurannya. Baru denger juga ada yang namanya festival panen. Bisaan pula dapet infonya dari TikTok :)) Yang sering ngajak jalan-jalan ke berbagai festival pas weekend itu dulu bapak saya, 11 12 lah kayak Pak Bambang, suka ngebolang gini tapi sekeluarga biasanya diangkut. Wkwk..

    BalasHapus
  11. Sibuk banget nih mas Bams di akhir pekan jelang Imlek. Semoga sehat selalu ya. Di sini lagi hujan deras. Smg di Jakarta ga kebanjiran lagi deh. Biasanya tuh jelang Imlekan suka hujan deras yang menandakan rezeki bakal datang berlimpah.

    Btw, sayur dan buah yang dimodel kayak burung Merak itu ga boleh diambil bawa pulang ya mas Bams? Wkwkwk. Ya kali aja dibawa pulang. Paling ntr emak2 yang ngabisin duluan haha.

    Kangen jg nih kalo Imlekan suka ke Glodok sekalian nonton festival Imlek di sepanjang jalan Gajah Mada situ.

    BalasHapus
  12. Seneng yaaa kalau di kota besar banyak event event seru yang bisa dikunjungi. Kek pak Bambang gini, ini sih judulnya jalan-jalan tak terduga hehehe..karena tujuan awal mau latihan nyanyi ya pak. Tapi asyiik jadi bisa mengunjungi 3 lokasi sekaligus..kan seru jadinya.

    BalasHapus
  13. Di Lapangan Banteng tuh selalu banyak event seru yaaaaa.. Dulu aku juga pernah kesana pas event tanaman.. China town ngga menjelang imlek aja dah rame warna merah, apalagi menjelang imlek yaaaa.. makin meriaaaahh

    BalasHapus
  14. Wah, selalu seru kalau membaca cerita perjalanan mas bams
    Asik juga ya mas, bisa datang ke festival panen seperti ini
    Mana ada promo sosis pula, ini sosis kesukaan anakku

    BalasHapus
  15. Asyeeekk akhirnya beli tripod jadi nggak bingung kalau mau selfie lagi yaa :D
    Wah sayang banget acara yang dijadwalkan batal, mana udah di jalan. Untungnya bisa belok ke event lain yaa. Haha nemu aja infonya nih pak :D
    BTW saya masih bingung mau ke Sarinah kok muter Glodok haha. Oh iya soalnya kalau dari rumahku ke Jakarta ketemunya Jakpus duluan sih :D
    Asyek bisa beli sukun haha. Enak tu sukun goreng, tapi kalau manis banget saya biasanya gak cocol2 :D
    Baru tahu ada festival panen, kalau sore dan nggak habis produk panennya bisa dibawa pulang pula :D

    BalasHapus
  16. Asyeeekk akhirnya beli tripod jadi nggak bingung kalau mau selfie lagi yaa :D
    Wah sayang banget acara yang dijadwalkan batal, mana udah di jalan. Untungnya bisa belok ke event lain yaa. Haha nemu aja infonya nih pak :D
    BTW saya masih bingung mau ke Sarinah kok muter Glodok haha. Oh iya soalnya kalau dari rumahku ke Jakarta ketemunya Jakpus duluan sih :D
    Asyek bisa beli sukun haha. Enak tu sukun goreng, tapi kalau manis banget saya biasanya gak cocol2 :D
    Baru tahu ada festival panen, kalau sore dan nggak habis produk panennya bisa dibawa pulang pula :D

    BalasHapus
  17. Setelah ini libur makan sosis dulu ya Pak
    Biar yang sudah masuk bisa terurai dengan baik dulu dalam tubuh
    Keren ya banyak kegiatan seperti ini di sana

    BalasHapus
  18. ikut ngiler dan pengin ikut ngider juga! Dari yang awalnya rencana jalan bareng teman berubah, eh malah nemu Panen Fest yang rame banget, stand hasil panen sampai UMKM lokalnya juga warna-warni dan kreatif abis. 😄 Gak cuma itu, lanjutnya ada icip-icip sosis varian baru yang seru banget dicoba sambil jalan-jalan sekitar Sarinah.

    BalasHapus
  19. Seru banget agenda day trip-nya, Pak. Dari Lapangan Banteng, ke Glodok, terus Sarinah. Memang enak itu sosis Kenzler, istri saya juga suka.

    Jadi ingat tahun 2016 saya juga main ke kawasan Glodok Pancoran di sekitaran momen Imlek juga (karena banyak lampion). Saya juga mampir ke klenteng, mengamati dan foto-foto orang sembahyang. Jakarta ini seru banget buat orang yang suka eksplor kota!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Seru Pergi Pulang Bogor-Cipanas lewat Jalur Puncak

  Foto : Dewi Puspa Selama ini, saya selalu mendengar orang pergi liburan ke puncak Bogor yang memang sepertinya mempunyai magnet tersendiri. Kadang kalau ada long weekend, pasti orang akan berbondong-bondong ke puncak. Makanya saya langsung teringat pernah nonton di televisi, liputan orang-orang yang menawarkan penginapan atau villa di pun pak Bogor. Mereka berdiri atau duduk di sepanjang jalan sambi memegang papan bertuliskan "Sewa Villa. Atau pernah juga saya menonton jasa Ganjal ban mobil saat posisi mobil sedang berada di tanjakan dan sedang macet. Ke Puncak Bogor, yuk! Rabu 26 Februari 2025, akhirnya saya merasakan sendiri perjalanan pergi pulang Bogor-Cipanas melalui puncak Bogor. Jadi ceritanya, saya diajak oleh ClicKompasiana & Kreatoria berkunjung ke Istana Kepresidenan Cipanas. Tentu saja saya senang sekali. Seperti mimpi saja bisa menginjakkan kaki di istana Kepresidenan seluas 26 Hektar itu. Foto : Kang Bugi Saya berangkat pagi naik KRL  dari stasiun Pondok Ci...

Akhirnya naik kereta api Rangkasbitung Merak setelah 2 kali Gagal

  Setelah gagal 2x naik kereta Api Rangkasbitung-Merak, akhirnya, pada hari minggu, 9 Maret 2025, saya berhasil naik  juga pada percobaan ketiga hahaha. Segitu senangnya saya hahaha. Keingian Naik Kereta Comuterline Rangkasbitung-Merak Sejak naik kereta Walahar PP dari Cikarang ke Karawang saat eksplor stasiun kereta Whoosh Karawang  lalu dilanjutkan ngebakso pertama kali di Karawang , saya kok ingin mencoba kereta lokal lainnya. Adalah Mbak Utari, teman blogger dan penulis cerita anak yang mempromosikan kereta lokal Rangkasbitung-Merak. Kebetulan Mbak Utari tugasnya di serang, jadi memang sering naik kereta commuter line itu. Oke siap. Namanya saya penasaran, makanya saya pun ingin segera mewujudkan list saya itu. Apalagi tiketnya sangat pas di hati dan kantong. Hanya 3000 rupiah saja. Maka pada suatu hari di hari libur nasional, saya pun meniatkan diri untuk mencoba naik kereta lokal Rangkasbitung-Merak. Sesuai arahannya, dari stasiun Pondok Cina Depok, saya menuju ke M...

Menyusuri Tempat Istimewa di Jatinegara Jakarta Timur

  Kamis 8 Mei 2025, tiba-tiba saya pengin mengukur jalan lagi alias jalan kaki hehehe. Padahal sejak pagi, saya tidak ada rencana mau ke mana-mana. Saya anteng saja depan laptop. Tapi menjelang siang, ternyata tiba-tiba saya ada kesempatan keluar rumah, dan jarang ada kesempatan pergi di hari biasa. dan saya memang akhir-akhir ini suka sekali kalau ikut walking tour. misalnya walking tour Napak Tilas Jejak-jejak Kemerdekaan atau rangkaian walking tour seputar kota tua Jakarta Utara. kemarin saya juga iut tour spesial Van Batavia Te Koningsplein.  Saya sih, inginnya ikut acara walking tour di berbagai kota. misalnya Soerakarta Walking Tour yang berlangsung di Solo. Pasti seru sekali menyusuri kota batik itu dan mengenal sejarahnya lebih banyak. Eh, tapi kira-kira saya mau ke mana, ya? Di kepala saya sih, ada 2 tempat tujuan, yaitu ke Jatinegara atau ke Bogor. Beberapa hari lalu memang dua tempat ini Sudah melintas di kepala saya. Di Jatinegara saya akan menyusuri tempat-teman ...