Saya sudah pernah ke Jakarta International Stadium atau JIS. Saya bahkan mendapat kesempatan masuk ke ruang-ruang dalam stadion. Spesialnya lagi, saya pun bisa naik ke sky dan melihat pemandangan Jakarta dari atas. Bahkan Pantai kelihatan lho.
Makanya saya sangat bersyukur dan berterima kepala
ClicKompasiana dan Kreatoria.co. id yang sudah mengajak saya ke sana. Teruntuk buat BU Muthia dan Mas Ikhsan. Tanpa mereka, saya ga bakalan bisa menyusuri JIS. Pastinya
jadi pengalaman yang tak terlupakan.
Semakin Sat set ke JIS
Saat ke JIS, waktu itu saya naik Transjakarta. Jadi dari
Depok, saya naik KRL tujuan Jakarta Kota kemudian turun di stasiun Juanda. Selanjutnya, saya keluar stasiun lalu masuk ke halte Transjakarta Juanda. Lalu saya
naik Transjakarta menuju JIS.
Sesuai pengalaman saya, rute perjalanan ini nyaman dan
lancar saja. Asal jangan mepet. Buktinya saya yang pertama sampai di JIS. Tapi
mungkin rute ini mudah bagi saya ya, belum tentu mudah bagi orang lain. Mungkin
juga lancar karena waktu itu saya ke sana hari Sabtu. Coba kalau hari biasa?
Mungkin macet juga.
Makanya saya senang sekali, saat hadir stasiun JIS. Pastinya
ini semakin memudahkan orang yang hendak ke sana ya. Bebas macet, pastinya pas
di hati dan kantong hehehe
Menjajal dari Depok ke Stasiun JIS
Mnggu , saya mendapat kesempatan jalan. Awalnya saya
berenana kan ke Jakarta Kota saja. Nah, pas di perjalanan, saya kok ingat
staisun JIS yang diresmikan dan mulai dioperasikankan mulai 22 Juni 2026, bertepatan
dengan HUT Jakarta yang 499. Makananya Stasiun JIS ini merupakan kado juga bagi ibu kota tercinta. makanya Saya langsung tersenyum senang. Ide cemerlang. Dri Stasiun JIS, baru ke Kawasan
Kota Tua.
Menjelang Tengah hari, saya baru meninggalkan rumah. Saya
sengaja menyelesaikan urusan Ibu saya dulu yang sedang sakit. Sekalian sudah
makan siang juga. Tapi saya tetap mampir di penjual kue dekat rumah. Saya beli
3 combro, 2 pastel, 2 risol seharga total 20 ribu. Dan ternyata sangat membantu
saya hehehe.
Tujuan saya tentu saja stasiun Pondok Cina Depok dulu.
Sampai sana tak lama menunggu, KRL tujuan Jakarta Kota sudah datang. Hup.. saya
segera masuk gerbong. Penuh dan saya harus berdiri. Dapat duduk setelah stasiun
transit Manggarai.
Mekanisme naik KRL ke Stasiun JIS
Samapai stasiun Jakarta Kota, saya pun bergegas turun. Tapi
saya tidak keluar stasiun, ya. Saya langsung pindah ke peron KRL tujua Tanjung
Priok. Jangan takut salah naik, karena sudah jelas ada nama tujuan di KRL-nya.
Bila masih ragu, bertanya saja. Malu bertanya, bingung sendiri hehehe
![]() |
| KRL tujuan Stasiun Tanjung Priok |
Tidak lama, krl tujuan Tanjung Priok pun mulai bergerak. Perjalanan sebentar saja, karena hanya melewati 4 stasiun yaitu Kampung Bandan, Ancol, Tanjung Priok. Lho.. stasiun JIS mana?
Jadi untuk menuju Stasiun JIS, tidak bisa langsung bila dari
Stasiun Jakarta kota. Bisanya kalau dari Stasiun Tanjung Priok ke Stasiun
Jakarta Kota. Ini karena Stasiun Jis baru tersedia satu peron. Akhirnya hanya
berlakunsatu arah. Kereta pun harus memutar dulu ke stasiun tanjung priok.
Makanya begitu sampai Stasiun Tanjung Priok saya tidak
turun. Saya duduk tampan rupawan manjah saja. Nah, saat KRL balik lagi ke
stasiun Jakarta Kota, baru saya turun di stasiun JIS
![]() |
| Suasasana KRL Tujuan Tanjung Priok |
Hore.. akhirnya saya sampai juga di Stasiun JIS. Pas saya cek saldo, hanya kepotong 4000 rupiah dari Pondok Cina sampai stasiun JIS.
Stadion JIS sudah tampak jelas terlihat. Stasiunnya juga Kental
sekali nuansa orange karena Jakarta Internasional Stadium itu erat kaitannya
dengan Persija.Lanjut muter-muter dulu sejenak. Semua masih bersih.

.jpeg)

.jpeg)
Komentar
Posting Komentar