Langsung ke konten utama

Lama Tak Jalan-jalan, Ini yang Harus Saya Persiapkan Lagi



Huwaaa… rasanya hampir 10 purnama saya tak jalan-jalan. Keluar rumah, menghirup udara segar, pulang bawa bahan tulisan. Coba tengok saja postingan terakhir saya. Itu  18 Maret 2026, tepatnya saat puasa hehehe.

Pasti saya kangen naik Transjakarta dan KRL. Kalau MRT dan LRT saya memang hindari, kecuali kepepet. Soalnya kan mehong. Sering-sering naik MRT dan KRL, e-money saya langsung habis hahaha.

Makanya saya happy benar, saat Kamis 14 Mei 2026 itu teryata tanggal merah. Wah, long wiken. Boleh nih, saya ambil kesempatan ini buat refreshing sejenak. Mumpung saudara saya juga libur. Jadi ada yang temani ibu saya hehehe. Padahal kalau ibu saya sehat bisa sekalian jalan-jalan yang jauh. Misalnya ke Sukabumi.

Kagok Benar, Nih!

Benar ya, kalau sesuatu yang dulu sering kita lakukan, terus mau lakukan lagi, kok rasaya kagok. Seperti slogan POM Pertamina. Dimulai dari nol, ya hehehe. Sama aja, kayak saya lama ga menulis terus mau nulis lagi, pasti kagok.

Padahal biasanya saya Kalau mau jalan itu tinggal sat set saja. Bahkan kadang dadakan. Dan  justru yang dadakan itu yang selalu berhasil dan menyenangkan. Tapi sekarang keadaannya berbeda. Aku tak seperti yang dulu lagi. Halah... hahaha.

Makanya saat memutuskan akan jalan-jalan lagi, dua hari sebelumnya saya sudah persiapan. Kayak mau ke mana aja, ya. Padahal seputar Jakarta saja. Soalnya ternyata barang keperluan jalan saya banyak kececer. Walau memang masih di dalam rumah. Tapi tetap saja butuh ekstra waktiu dan tenaga. Cailah…

Persiapan Lagi, Yuk!

Akhirnya mau ga mau, saya harus mencari, mengumpulkan dan menyiapkan apa saja keperluan jalan saya. Karena kalau tidak, bisa menganggu jalan-jalan sayajuga. Apa saja sih itu?

E-money

kartu uang elektronik pastinya harus ada. Soalnya ini modal utama saya naik Transjakarta dan KRL. Dan ini sempat ketriwal alias terselip. Saya sampai memeras otak walau tak sampai kering seperti memeras cucian hahaha. Soalnya lama ga dipakai, itu kartu-kartu kok ga ada di dompet saya hehehe.



Kayaknya saya lupa asal naruh saja pas beli roti di mini market. Terus asal naruh, malas nyari, pas mau beli roti lagi pakai kartu lagi. Makanya 3 kartu saya berceceran.

Setelah cari sana sini akhirnya ketemua juga 3 kartu saya  itu. Dan pas saya cek saldo, hore… satu kartu isinya48 ribu, satu kartu isinya 84 ribu, dan satu kartu isinya 14 ribu. Cukup ini. Aya ga perlu isi saldo lagi.

Perlengkapan Diri

Kelar menyiapkan e-money, saya lanjut mempersiapkan perlengkapan diri. Ini sama juga dengan e-money. Karena lama ga dipakai, naruhnya asal aja. Kalau tumbler masih aman ya tersimpan di lemari piring. Saya memang paling suka bawa teh saat jalan-jalan.

Nah, topi, nih. Harus ubek-ubek rumah juga. Akhirnya ketemu juga di tumpukan baju. Begitu juga selampe alias handuk kecil. Untungnya kaos kaki tetap anteng di tempatnya,



Yang tidak boleh ketinggalan itu kacamata, walau saya hanya pakai pas lihat hape saja. Tapi kalau keitnggalan, bisa mati gaya juga. Untung sekarang saya sudah ada Cadangan kacamata. Belinya di tiktok 27 ribu. Jadi 1 tas ada 1 kacamata hehehe

Stamina

Hal lain yang harus saya  perhatikan adalah persiapan stamina juga. Namanya juga  jalan-jalan, jadi saya juga banyak jalan kakinya. Misalnya, saat mau jalan ke China Town di Glodok itu saya jalan kaki saja dari Kota Tua. Begitu pun pulangnya. Padahal bisa naik Transjakarta. Tapi saya suka dan menikmati hehehe. Pernah juga saya jalan kaki dari Stasiun Cikini ke Gedung Teks Proklamasi. Kalau jalan kaki dari stasiun Cikini ke Taman Ismail Marzuki, memang wajib hahaha.



Nah, makanya sebelum jalan-jalan, saya harus mempersiapa stamina saya, nih. Paling tidur yang cukup, juga sarapan dulu sebelum jalan. Pastinya bawa camilan buat di jalan hehehe.

Mempelajari Rute Lagi

Untuk KRL, mungkin tidak ada perubaan rute ya. Nah, kalau Tansjakarta, bisa saja nih ada perubahan. Apalagi saya kan udah lama ga naik Tije. Sejak saya ga jalan-jalan, sudan ada rute baru dan saya belum sempat jajal. Salah satunya rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.



Makanya saya harus cari tahu info terkni juga. Terus saya harus pelajri juga rute-rute. Pastinya saya sudamenenukan tujuan saya ke mana. Jadi saya bisa menyesuaikan rute-rutenya.

Tapi sebenarna tidak perlu takut nyasar sih. Asalnya rajn bertanya saja. Pasti akan dituunjukan arah yang benar. Tapi memang lebih enak kalau sudah tahu, jadi tinggal sat set.

Nah, itu dia yang harus saya persiapkan saat akan jalan-jalan lagi. Asyik.. saatnya saya jalan-jalan. Ehm.. kira-kira saya mau ke mana, ya? Simak di postingan berikutnya, ya! Selamat jalan-jalan!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhirnya Mencoba Transjakarta T31 Pik 2- Blok M

Saat mencoba Transjakarta P11 rute Blok M-Bogor , ternyata ada rute baru juga yaitu T31 Blok M - PIK 2 dan S61 Blok M-Alam sutra. Pastinya saya ingin mencoba semua rute baru itum ya. Tapi ya… kapan-kapan saja lah.. Bisa Minggu depan, bulan depan atau tahun depan. Namanya juga kapan kapan hahaha Nah, tidak sengaja Minggu 16 Juli 2025, saya itu mau ke Glodok plaza mencari radio buat kakak saya. Lalu saya iseng naik bus wisata tingkat dari kota tua ke Pantai maju. Ternyata.. begitu memauski Kawasan Pantai indah Kapuk atau PIK, banyak yang mau ke pantai Aloha. Kebetulan nih, saya belum pernah ke sana. Jadi saya ikut saja ke pantai Aloha menyusuri sejenak pantai berpasir putih itu. Sesuatu Tak Sengaja Hampir setengah jam saya menunggu bus wisata tingkat Transjakarta yang memang hanya beroperasi di sekitar Pantai Indah Kapuk, dengan rute dari Tokyo Riverside Apartent di PIK 2 ke PIK Avenue PIK 1. Patunya melewati Pantai Maju dan Pantai Aloha juga.  Nah, saat menunggu  saya, ada Tra...

Jalan-Jalan dari Blok M sampai Bogor

Seperti biasa, Selasa, 10 Juni 2025, saya bangun pukul 5 kurang. Setelah itu saya membantu keperluan ibu saya, termasuk membelikan sarapan. Saya pun langsung membuka laptop, cek ini itu, lalu draf tulisan. Tapi kok Menjelang pukul 7 pagi, kok, saya mengantuk ya? Padahal semalam saya tidurnya kurang dari pukul 12 malam. Tapi memang saya sudah menghabiskan sebungkus nasi uduk plus 2 biji gorengan. Mungkin itu efek ngantuk. Maka saya pun lalu berbaring saja hehe.. Pukul 8 saya terbangun. Kok tahu pukul 8? Kan, begitu mata melek langsung lihat hape, kayak orang-orang hahaha. Ternyata kok hari ini ada orang yang di rumah dan bisa menemani ibu saya. Maka tring… saatnya jalan-jalan cuci mata hahaha. Jalan-jalan dan Tujuan Dadakan Namanya juga rencana dadakan, maka jalan-jalannya dadakan juga. Otak saya harus berpikir cepat mau jalan ke mana, nih. Jangan sampai pergi tak ada tujuan, bagaikan kapal kehilangan arah. Halah gayanya hahaha. Akhirnya, saya memutuskan ingin mencoba rute baru TransJab...

Belajar Mengabadikan Moment sambil Mengenal Sejarah Batavia

Walking Tur menyusuri kota tua, saya sudah sering. Bahkan, saya Pernah ikut keseruan walking tur Kota Tua 2 hari berturut-turut . Tidak hanya menambah pengetahuan saya, tapi juga menambah teman. Nah, kalau walking Tur sambil belajar memotret, ini saya belum pernah. Makanya saat ada pengumuman di akun Instagram kota tua  soal acara bertajuk Jakarta Dock Diaries : History, Click, Vibes, saya lansung daftar. Apalagi di kesempatan sebelumnya, saya telat mendaftar. Dan asyik.. saya dapat kesempatan ikut. Soalnya saya itu memang suka sekali jalan-jalan. Harapan saya sih, bisa keliling Indonesia. Pastinya salah satunya saya pengin liburan ke Takengon , ibukota Aceh Tengah yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah dan udaranya yang sejuk. Maka di hari Sabtu pagi yang cerah, pukul setengah enam, saya sudah meninggalkan rumah menuju stasiun pondok Cina Depok. Seperti biasa, saya naik KRL menuju stasiun Jakarta Kota. Entah saya sudah berapa kali saya ke stasiun kereta yang dulunya b...